Selasa, 09 Juli 2019

ALASAN KULIAH DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

Alasan saya memilih kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember karena, keinginan saya sendiri dan pastinya didukung oleh orang tua. Universitas Muhammadiyah Jember merupakan universitas swasta ternama di Jember. Letaknya strategis berada dekat dengan pusat kota Jember. Universitas yang multikultural karena mahasiswanya datang dari berbagai daerah.
Universitas Muhammadiyah Jember mampu meluluskan mahasiswa yang bermoral baik dan berkemampuan akademik yang kompetitif. Didukung oleh dosen, kurikulum dan sistem akademik yang tepat dan handal. Fasilitasnya banyak dan menarik (gedung, sarana dan prasarana) yang mendukung potensi mahasiswanyaDilengkapi banyak UKM (Unit kegiatan mahasiswa). Mahasiswanya dibekali softskill akademik dan non-akademik, menambah pengalaman baru saya tentunya. Saya berharap dapat mewujudkan cita-cita saya dengan berkuliah di Universitas Muhammadiyah Jember.
Universitas Muhammadiyah Jember  memiliki program kerja sama luas baik dengan perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri, maka dari itu UM Jember juga memiliki program pertukaran mahasiswa di luar negeri. Pastinya dapat menambah teman baru dari negara yang berbeda.
x
BERBAHASA SECARA PERSUASIF
Berbahasa secara persuasif merupakan kegiatan berbahasa menggunakan kata atau kalimat yang bersifat persuasif. Apa itu bahasa persuasif? Bahasa persuasif adalah bahasa yang bersifat mempengaruhi, menarik, dan membujuk seseorang atau banyak orang. Ada beberapa ciri-ciri dari bahasa persuasif diantaranya:
1. Terdapat bujukan, pengaruh atau himbauan
2. Menggunakan kata ajakan seperti ayo, marilah, lakukanlah, dan lain-lain
3. Sesuai dengan fakta
4. Biasanya  menghindari konflik agar kepercayaan seseorang tidak hilang.
Fungsi dari bahasa persuasif ini sesuai dari definisinya yaitu bertujuan mempengaruhi seseorang atau banyak orang yang menjadi objek tujuannya. 

Faktor-faktor keberhasilan berbahasa persuasif :
1.      Sumber pesan/komunikator yang  mempunyai kredibilitas tinggi.
Contoh: Sales  memiliki pengetahuan tentang apa yang promosikan.
2.      Pesan itu sendiri (apakah pesan tersebut masuk akal atau tidak).
3.      Pengaruh lingkungan
4.      Penyampaian yang mudah kepada orang yang dituju

Kode etik berbahasa persuasif:
1.      Dilarang menggunakan data palsu, atau data yang sengaja dibelokan untuk mendukung
suatu pernyataan
2.      Dilarang membohongi pembaca atau pendengar dengan menyembunyikan maksud
sebenarnya
3.      Tidak boleh membicarakan sesuatu yang kita sendiri kurang percaya
Penggunaan bahasa persuasif ini, banyak ditemukan pada iklan seperti dibawah ini : 



Contoh paragraf persuasif :
Mahasiswa baru yang berkuliah jauh dari rumah, pastinya membutuhkan tempat kost. Namun, terkadang masih sulit menemukan tempat kost, yang murah, nyaman, dan strategis. Apalagi jika berada di kota-kota besar. Sulitnya mendapatkan kost menjadi kendala sendiri bagi para perantau yang hendak menetap lama di suatu kota selama menjadi mahasiswa.


Tetapi saat ini tempat-tempat kost sudah dapat anda temukan terutama di kota besar dengan mudah melalui aplikasi berbasis android yang bernama Mamikos  Nah, aplikasi tersebutlah yang dapat membantu anda untuk menemukan kost yang nyaman dan tentunya murah di kota yang hendak dituju.

Contoh kalimat persuasif, perhatikan kalimat berikut :
1.      Ayo berolahraga secara teratur!

2.      Buanglah sampah pada tempatnya!