BERBAHASA
SECARA PERSUASIF
1.
Terdapat bujukan, pengaruh atau himbauan
2.
Menggunakan kata ajakan seperti ayo, marilah, lakukanlah, dan lain-lain
3.
Sesuai dengan fakta
4. Biasanya menghindari konflik agar kepercayaan seseorang tidak
hilang.
Fungsi dari bahasa persuasif ini sesuai dari definisinya
yaitu bertujuan mempengaruhi seseorang atau banyak orang yang menjadi objek
tujuannya.
Faktor-faktor keberhasilan berbahasa
persuasif :
1.
Sumber pesan/komunikator yang mempunyai
kredibilitas tinggi.
Contoh: Sales memiliki pengetahuan tentang apa
yang promosikan.
2.
Pesan itu sendiri (apakah pesan tersebut masuk akal atau tidak).
3.
Pengaruh lingkungan
4.
Penyampaian yang mudah
kepada orang yang dituju
Kode etik berbahasa persuasif:
1.
Dilarang menggunakan data palsu, atau data yang sengaja dibelokan untuk
mendukung
suatu pernyataan
2.
Dilarang membohongi pembaca atau pendengar dengan menyembunyikan maksud
sebenarnya
3.
Tidak boleh membicarakan sesuatu yang kita sendiri kurang percaya
Penggunaan bahasa persuasif ini, banyak
ditemukan pada iklan seperti dibawah ini :
Contoh paragraf persuasif :
Mahasiswa baru yang berkuliah jauh
dari rumah, pastinya
membutuhkan tempat kost. Namun, terkadang masih sulit menemukan tempat kost,
yang murah, nyaman, dan strategis. Apalagi jika berada di kota-kota besar. Sulitnya mendapatkan
kost menjadi kendala sendiri bagi para perantau yang hendak
menetap lama di suatu kota selama menjadi mahasiswa.
Tetapi saat ini tempat-tempat kost
sudah dapat anda
temukan terutama di kota besar dengan mudah melalui aplikasi berbasis android
yang bernama Mamikos Nah, aplikasi tersebutlah yang dapat membantu anda untuk
menemukan kost yang nyaman dan tentunya murah di kota yang hendak dituju.
Contoh kalimat persuasif, perhatikan kalimat berikut :
1. Ayo berolahraga secara
teratur!
2. Buanglah sampah pada
tempatnya!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar